Tahfidz Quran di Pesantren Inggris | Al Khair Ponorogo

Pesantren Tahfidz Quran Ponorogo – Banyak orang mengetahui jika Ponorogo merupakan kota pesantren. Cukup banyak pesantren yang ada di kota reog ini, terutama karena adanya salah satu pesantren terbesar di Indonesia, Gontor. Oleh sebab itu pesantren tidak akan habis mengulas pesantren di Ponorogo.

Kali ini kami akan mengulas tentang pesantren tahfidz Quran di Ponorogo. Kali ini akan dibahas pesantren Al Khair Ponorogo. Yaitu pesantren, yang meskipun tidak khusus tahfidz Quran, tapi memiliki keistimewaan dalam aspek tahfidz Quran.

Profil Pesantren Al Khair Ponorogo

Pesantren beralamat di desa Jimbe kecamatan Jenangan memiliki identitas sebagai pesantren modern. Cirinya adalah keteraturan waktu yang dimiliki, dan kurikulum yang mementingkan bekal masa depan pada santri.

pesantren tahfidz quran ponorogo
Suasana wisuda tahfidz Quran di Al Khair Ponorogo

Waktunya diatur memang sangat ketat, dari bangun pagi 3:30 hingga pukul 22:00 diatur sedemikian rupa. Sehingga tidak ada satu pun waktu yang kosong bagi para santri. Setiap detik yang mereka punya harus disiplin. Jika tidak melaksanakan, maka ada konsekuensi yang harus ditanggung setiap santrinya.

Ciri selanjutnya adalah pola asrama yang dimiliki siswa tidak berbasis kemewahan. Yang dilatih lebih banyak pada aspek kemandirian siswa di asrama. Ini adalah latihan sebagai santri yang mandiri. Mengatur almari sendiri, mengatur tempat tidur sendiri di asrama.

Tanda selanjutnya adalah, di pesantren ini setiap siswa juga dilatih untuk bersosialisasi dengan banyak santri dari berbagai macam daerah di Indonesia. Perbedaan suku dan budaya membuat santri belajar bagaimana bersikap saling menghormati dan toleransi. Satu kamar bisa berisi 10-15 orang. Sehingga latihan sosialisasi menjadi unsur sangat penting.

Ciri selanjutnya Al Khair sebagai pesantren tahfidz Quran modern adalah cara berpakaian. Di pesantren ini tidak selamanya memakai sarung, tapi cara berpakaian disesuaikan dengan waktu dan tempat. Jika waktu olah raga, maka setiap santri memakai traning. Jika sedang masuk kelas, maka memakai kemeja rapi. Jika ke masjid, maka memakai sarung yang rapi.

Kurikulum Pesantren Al Khair Ponorogo

Untuk kurikulum, pesantren ini menganut kepada kemenag dan kurikulum KMI Gontor, yaitu kurikulum khusus yang didisain oleh Gontor sebagai basis pendidikan santri modern. Namun yang istimewa sebenarnya adalah kurikulum Bahasa Inggris di pesantren ini.

Pesantren tahfidz Quran di Ponorogo ini memiliki pendiri sepasang suami istri yang lama hidup di Pakistan sebagai staf kedutaan besar Republik Indonesia. KH. Bambang Sudarsono dan HJ. Zulfa yang tekun bersama mendirikan pesantren.

Keduanya karena lama hidup di luar negeri selalu berpikir bahwa santri di era millennial wajib memiliki Bahasa Inggris yang bagus. Fungsinya agar santri memiliki modal untuk keliling dunia dan bisa menyebarkan agama Islam atau belajar ilmu yang lebih luas di negara-negara berpengaruh dunia.

Karena filosofi dasar inilah setiap santri dalam komunikasi sehari-hari sangat ditekankan memiliki Bahasa Inggris yang kuat. Tidak boleh tidak. adapun Bahasa arab sebagai Bahasa pokok pembelajaran di kelas. Untuk komunikasi lebih dominan menggunakan Bahasa Inggris.

Pesantren Al Khair Ponorogo

Di pesantren putri Al Khair, pembinaan Bahasa langsung ditangani oleh Bu Nyai Zulfa, diawasi langsung. Sehingga kami pun mendengar santri fasih berbahasa inggris dalam komunikasi sehari-hari.

Karena ini pula santrinya sudah ada yang di Eropa, Ali Rohman alumni 2013 yang berada di Italia, juga ada di Cina yang bernama Zakki Ramadhan alumni 2016, dan ada pula yang menyusul ke Pakistan, Muhammad Bahadur Afifi, alumni 2015, di Islamabad mengikuti jejak sang pendiri pondok pesantren. Oleh sebab itu kami menyebut sebagai pesantren tahfidz Quran Ponorogo berbahasa Inggris.

Tahfidz Quran di Pesantren Al Khair

Ada satu hal menarik di pesantren Al Khair Ponorogo, yaitu tahfidz Quran. Menurut kami, dengan waktu yang padat, tahfidz Quran menjadi aspek luar biasa untuk bisa dilakukan. Kegiatannya akan dimulai pada waktu sore hari.

Santri akan berkumpul di masjid pesantren, memakai sarung dan pakaian lengkap untuk ibadah. Masing-masing akan membawa al Quran dan berbaris di dalam masjid dengan posisi duduk yang rapi. Saat inilah mereka menghafal Quran.

Karena santrinya tergolong masih sedikit, maka pengkondisian menjadi sangat mudah. Mereka akan membentuk lingkaran di masjid dan masing-masing menghafal, untuk nantinya disetorkan pada pukul 17:00 hingga menjelang magrib.

Dalam pembinaan demikian, ustadz yang mengajarkan adalah lulusan Yaman yang juga sudah hafal Al Quran. Sehingga dalam aspek hafalan menjadi lebih mudah mengajarkan pada santri. Apalagi antara santri putra dan putri terpisah cukup jauh.

Target hafalan santri dalam satu tahun adalah dua juz. Ini target minimal yang nantinya diujikan. Sehingga setiap santri paling tidak mampu mendapatkan 10 juz selama masa pendidikan di pesantren tahfidz Quran di Ponorogo ini.

Yang perlu diperhatikan adalah, pesantren ini memang tidak khusus tahfidz Quran, sehingga tidak menjadikan santri hafal hingga 30 juz. Meskipun ada juga mencapai 30 juz, tapi secara sistem tidak dibuat demikian.

Waktu di pesantren pun tidak khusus untuk tahfidz Quran. Namun demikian pesantren ini cukup bagus menjadi pilihan bagi yang ingin hadir di pesantren modern, sekaligus menghafal Al Quran.

Biaya dan Pendaftarn Pesantren Al Khair Ponorogo

Untuk biaya santri putra sebesar Rp3.600.000-an, sedangkan santri putri sebesar Rp4.300.000-an. Biaya tersebut sudah termasuk dengan seragam sekolah, olah raga, dan seragam pramuka lengkap. Jadi tidak perlu ada tambahan biaya lagi.

Sedangkan untuk pendaftaran bisa melalui Ust. Nawab Syarif di 0852-3660-6306. Bisa melalui whatsapp atau pun melalui telepon.

Ekstra Multimedia di Pesantren Al Khair Ponorogo

Adapun untuk ektra kurikuler ada satu yang menarik, yaitu ektra multimedia dan disain grafis. Ekstra ini menurut kami sangat sesuai dengan era millennial yang serba digital. Periksa saja pesantren Al Khair Ponorogo di Youtube, maka videonya sangat banyak sekali. Semua yang membuat santri.

Artinya santri akan memiliki kemampuan multi talenta, dari Bahasa Inggris, tahfidz Quran, dan kemampuan multimedia yang memadai untuk era modern seperti sekarang ini. Bagi yang berasal dari Ponorogo atau Jawa Timur, pesantren ini bisa menjadi pilihan tujuan pendidikan santri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *