Cara Menghafal Al Qur’an dalam Satu Tahun

Beberapa tahun belakangan, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan munculnya hafizh-hafizh cilik yang berhasil menjadi penghafal Al Quran dalam usia yang masih sangat muda. Banyak sekali anak-anak yang belum genap berusia 10 tahun yang sudah berhasil menjadi hafizh Al Quran.

Contohnya juara Hafiz Cilik Indonesia 2017 Ahmad dan Kamil. Keduanya merupakan santri di Pesantren De Muttaqin Yogyakarta. Keduanya sudah menjadi hafizh yang mutqin di usia yang bahkan belum genap 10 tahun. Yang lebih luar biasanya lagi, Ahmad dan Kami dapat menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu kurang dari satu tahun. Ahmad menyelesaikan hafalannya dalam waktu 8.5 bulan, sedangkan Kamil menyelesaikan hafalannya dalam waktu 6.5 bulan.

Kemampuan anak-anak ini untuk menghafal Al Quran dalam waktu yang singkat tentu saja menimbulkan percikan semangat dalam diri kita. Jika mereka bisa menghafal Al Quran dalam satu tahun, mengapa kita tidak? Berikut akan kami bagikan beberapa cara untuk bisa menjadi hafiz Al Quran dalam satu tahun.

  1. Memantapkan Niat Lillaah

Yang pertama harus kita tanamkan dalam diri kita jika ingin menghafal Quran dalam satu tahun adalah meluruskan niat. Untuk apa kita menghafal Al Quran? Apakah hanya untuk pamer? Apakah hanya untuk menyenangkan pasangan? Atau hanya sebagai syarat mengajukan beasiswa? Di sini harus kita tata dulu niat kita. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW “Sesungguhnya amalan seseorang dinilai dari niatnya”. Kita mantapkan niat kita dalam menghafal Al Quran untuk memperoleh keutamaan-keutamaannya. Kita niatkan untuk membela agama Allah. Kita niatkan untuk melindungi wahyu Allah yang suci. InsyaAllah jika niat kita untuk Allah, maka Allah akan mudahkan kita untuk bisa menghafal Al Quran dalam satu tahun.

Tips Tahfidz Quran

  1. Berkomitmen dan Memiliki Waktu Khusus Menghafal

Setelah kita memantapkan niat, langkah selanjutnya untuk menghafal Al Quran dalam satu tahun adalah menguatkan komitmen diri dan memberikan waktu khusus untuk menghafal Al Quran. Seringkali kita memiliki semangat yang membara di awal, namun di pertengahan jalan merasa jenuh, bosan dan akhirnya tidak melanjutkan lagi hafalannya. Untuk bisa menghafal Al Quran dalam satu tahun, kita harus memiliki komitmen yang jelas dan mantap. Komitmen di sini berarti istiqomah dalam menghafal Al Quran. Istiqomah merupakan sifat yang sangat disukai oleh Allah SWT. Rasulullah SAW menerangkan dalam haditsnya bahwa orang yang melakukan kebaikan secara istiqomah meskipun sedikit, lebih disukai daripada orang yang berbuat kebaikan besar tapi tidak istiqomah.

Setelah kita memiliki komitmen untuk istiqomah menghafal, maka yang harus kita lakukan selanjutnya untuk menghafal Al Quran dalam satu tahun adalah memberikan waktu khusus untuk menghafal. Dalam sehari, berikan waktu khusus minimal satu jam. Lebih banyak tentu saja lebih baik. Penting bagi kita untuk memberikan waktu khusus untuk menghafal, karena menghafal memerlukan fokus dan konsentrasi yang cukup tinggi, sehingga jika dikerjakan tanpa ada waktu khusus, maka hafalan yang didapat tidak bisa maksimal. Dengan adanya waktu khusus untuk menghafal, diharapkan tujuan untuk menghafal Al Quran dalam satu tahun bisa tercapai.

  1. Memiliki Target Harian yang Jelas

Untuk menghafal Al Quran dalam satu tahun, kita harus memiliki target yang jelas dan terukur setiap harinya. Untuk bisa mencapai target hafalan satu tahun, pertama kita harus mengetahui kemampuan hafalan diri kita terlebih dahulu. Pada awal masa menghafal, kita coba untuk menghafalkan setengah halaman terlebih dahulu. Jika dirasa otak kita sudah terbiasa dengan menghafal setengah halaman dalam satu hari, maka kita tambah menjadi satu halaman. Begitu otak kita terbiasa menghafal satu halaman perhari, kita tambah satu halaman lagi perhari. Begitu seterusnya.

Sebagai contoh perhitungan target, dalam satu tahun terdapat 365 hari. Dalam Al Quran mushaf Usmani, 30 juz terdiri dari 604 halaman. Maka target kasarnya adalah 604 : 365 = 1,7 halaman setiap harinya. Jika dibulatkan, maka rata-rata setiap hari kita harus menghafal dua halaman.

Namun jika kita di awal proses menghafal langsung menghafal dua halaman dalam satu hari, maka seringkali otak kita tidak mengikuti dan target tidak tercapai. Maka untuk tahapan pembiasaan, bisa digunakan metode hafalan bertahap sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya. Maka perhitungan targetnya menjadi sebagai berikut:

  • 2 bulan pertama: ½ halaman: ½ x 60 hari = 30 halaman

  • 3 bulan berikutnya: 1 halaman: 1 x 95 hari = 95 halaman

  • 5 bulan berikutnya: 2 halaman: 2 x 155 hari = 300 halaman

  • 2 bulan terakhir: 3 halaman: 3 x 60 hari = 180 halaman

Maka dalam satu tahun (365 hari), hafalan yang dapat diperoleh adalah 605 halaman. Jumlah ini sesuai dengan jumlah halaman dalam mushaf Usmani yang 604 halaman. Target tersebut tentu tidak sama untuk masing-masing orang, karena tingkat pembiasaan otak kita berbeda-beda. Bisa jadi atas izin Allah di awal masa menghafal kita langsung bisa menghafal 2 halaman, sehingga bisa mempercepat masa hafalannya. Ada yang mungkin di awal-awal sedikit berat, namun setelah 6 bulan pertama diberikan hidayah oleh Allah sehingga ia bisa menghafal dengan cepat. Dengan menyusun target harian yang jelas, maka menghafal Al Quran dalam satu tahun bukan sekedar mimpi.

  1. Memiliki Pendamping yang Komitmen dan Kompeten

Untuk bisa menghafal Al Quran dalam satu tahun, maka diperlukan adanya partner atau pendamping. Rasulullah SAW ketika beliau menghafal Al Quran, didampingi oleh malaikat Jibril. Pendamping di sini tidak harus ustadz atau kyai. Orang tua atau pasangan bisa menjadi pendamping untuk menghafal Al Quran. Yang terpenting dari seorang pendamping adalah ia memiliki komitmen untuk mendampingi kita. Sebagai contoh, jika kita menghafal sendiri namun pendamping tidak bisa mendengarkan hafalan kita, maka itu akan menghambat proses hafalan kita. Orang tua yang ingin menjadikan anaknya seorang hafiz harus komitmen untuk mendengarkan bacaannya dan senantiasa mendampingi anaknya melakukan muroja’ah.

Selain itu, seorang pendamping juga harus kompeten. Jika pendamping ini sudah hafiz, maka lebih baik. Tapi terkadang untuk mendapatkan pendamping yang hafiz tidak mudah. Maka setidaknya pendamping ini harus memiliki bacaan Al Qur’an yang baik, sesuai makhraj dan tajwidnya. Dengan demikian, jika kita atau anak kita ada kesalahan bacaan, pendamping bisa membetulkan bacaannya. Dengan memiliki pendamping yang komitmen dan kompeten, diharapkan tujuan untuk menghafal Al Quran dalam satu tahun bisa tercapai.

Demikian beberapa cara untuk menghafal Al Quran dalam satu tahun. Jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa dimudahkan dan dilancarkan proses hafalan kita. Aamiin ya Rabb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *